Kami adalah perusahaan Pipe dan Valves terbaik di Indonesia.

Apa Itu Forged Flange dan Penerapannya di Berbagai Industri

Apa Itu Forged Flange dan Penerapannya di Berbagai Industri

12 Februari 2026

Dalam sistem perpipaan industri apa pun, area yang paling rentan bocor atau mengalami kegagalan struktural adalah titik sambungan. Untuk memastikan agar sambungan struktur pipa tetap kokoh, dibutuhkan flensa yang kuat.

Nah, di antara berbagai flensa yang tersedia di pasaran, flensa tempa (Forged Flange) yang paling banyak dipilih daripada flensa cor. Mengapa demikian? Apa yang membuat flensa tempa lebih unggul daripada flensa cor? Temukan penjelasan lebih lanjut melalui artikel ini!

forged flanges
Sumber : Envato
Apa Itu Forged Flange?

Forged Flange merupakan komponen berbentuk cakram atau cincin yang berfungsi sebagai titik sambungan penting dalam sistem perpipaan. Yang menjadikannya berbeda dari flansa cor biasa adalah proses pembuatannya, yaitu ditempa (sesuai namanya).

forged flanges
Sumber : Envato

Ada dua metode penempaan yang bisa dipilih berdasarkan kualitas tempa dan jumlah batch produksi, yaitu:

  • Penempaan bebas (material dipukul dan dibentuk tanpa cetakan khusus). Biasanya menggunakan peralatan yang lebih sederhana dan fleksibilitasnya tinggi, sehingga cocok untuk membuat flensa berukuran besar atau dalam jumlah kecil.
  • Penempaan mati atau penempaan model (menggunakan cetakan tempa khusus).

Pada tahap penempaan, bahan baku (biasanya berupa billet atau ingot baja) dipotong, dipalu, dan dipahat terus-menerus pada suhu yang tinggi (sekitar 900 - 1000oC), sehingga struktur butirannya menjadi jauh lebih rapat.

Struktur inilah yang membuat flensa tempa jauh lebih kuat daripada flensa cor serta minim cacat (seperti segregasi dan porositas). Kualitas, daya tahan (terhadap benturan, korosi, dan suhu), serta harganya pun satu tingkat lebih dibandingkan dengan flensa cor.

Sifat-Sifat Forged Flange

Karena terbuat dari baja tempa, flensa tempa memiliki karakteristik yang lebih unggul, seperti:

  • Porositas permukaannya lebih rendah, sehingga lebih aman dari potensi retakan mikro maupun kebocoran.
  • Struktur butirannya lebih halus dan homogen, sehingga fondasinya lebih solid dan kemampuan menahan bebannya meningkat secara signifikan.
  • Kekuatan tarik dan ketahanan lelahnya sangat baik, sehingga cocok untuk aplikasi tekanan tinggi.
  • Ketika dipanaskan sampai suhu tempa, material menjadi jauh lebih mudah dibentuk tanpa mengurangi kekuatannya.
Jenis-Jenis Flensa Tempa yang Paling Sering Digunakan

Berikut penjelasan berbagai tipe yang secara umum ditemukan di industri, masing-masing dengan fungsi dan keunggulannya:

  1. Weld Neck
    Jenis flensa ini memiliki leher meruncing yang disambungkan langsung ke pipa melalui pengelasan. Desain tersebut membantu mengurangi konsentrasi tegangan, sehingga flensa tempa tipe ini sangat ideal untuk aplikasi bersuhu tinggi dan bertekanan besar.
  2. Slip-On
    Flensa tempa tipe slip-on biasanya dipasang dengan cara meluncurkannya ke ujung pipa sebelum dilas di bagian dalam dan luar. Selain pemasangannya yang mudah dan cepat, jenis ini juga lebih ekonomis, meskipun tingkat kekuatannya tidak setinggi weld neck.
  3. Threaded (Ulir)
    Dilengkapi ulir internal, flensa ini memungkinkan instalasi tanpa proses pengelasan, sehingga sangat sesuai untuk sistem bertekanan rendah, serta mudah dari segi pemasangan maupun perawatan.
  4. Blind
    Karena tidak memiliki lubang di tengah, flensa tempa tipe blind berfungsi untuk menutup ujung pipa, cocok digunakan saat uji tekanan.
  5. Lap Joint
    Digunakan bersama stub end, flensa ini sangat efisien untuk sistem yang memerlukan pembongkaran rutin, sepeti sistem agitasi, konfigurasi perpipaan pada fasilitas pilot plant, dll.
  6. Orifice
    Jenis flensa tempa ini dirancang khusus untuk mengakomodasi pelat lubang atau instrumen pengukur aliran.
  7. Socket Weld
    Dilengkapi ceruk untuk menempatkan pipa sebelum dilas, tipe ini menawarkan integritas tinggi pada sistem bertekanan besar dengan pipa berdiameter kecil.
Pengaplikasiannya di Berbagai Sektor Industri

Berkat kekuatan dan keandalannya, flensa tempa merupakan komponen penting di berbagai industri, di antaranya:

  • Migas memanfaatkan flensa tempa mulai dari fasilitas hulu hingga hilir untuk menghubungkan jaringan pipa bertekanan tinggi yang mengangkut fluida mudah menguap.
  • Pabrik petrokimia memerlukan flensa tahan korosi berbahan stainless steel atau paduan khusus untuk menangani bahan kimia agresif dengan aman.
  • Pembangkir listrik. Integritas flensa tempamenjadi faktor penentu keselamatan dan efisiensi operasional, terutama pada sistem turbin dan jalur uap bertekanan tinggi.
  • Industri makanan dan farmasi mengandalkan flensa tempa yang bersifat antikontaminasi untuk memastikan kualitas dan kemurnian produk tetap terjaga.
  • Metalurgi dan pertambangan memerlukan flensa tempa yang kuat dan durable untuk sistem pengangkut bubur abrasif atau cairan proses.
  • Perpipaan dan teknik sipil menggunakan flensa tempa agar sambungan pipa stabil, aman, dan minim risiko kebocoran, terutama untuk sistem air, gas, maupun limbah dalam skala besar.

Sederhananya, Forged Flange merupakan elemen struktural penting yang menentukan keselamatan, efisiensi, dan umur pakai sistem perpipaan industri apa pun. Karena proses penempaan yang membuat struktur logamnya jauh lebih rapat dan kuat, flensa ini menawarkan ketahanan yang unggul terhadap tekanan, korosi, maupun beban mekanis.