Kami adalah perusahaan Pipe dan Valves terbaik di Indonesia.

Serba-Serbi Tentang Forged Pipe Fitting yang Perlu Anda Tahu

Serba-Serbi Tentang Forged Pipe Fitting yang Perlu Anda Tahu

12 Februari 2026

Ketika membahas sistem perpipaan industri bertekanan tinggi, Anda tentu tidak dapat melewatkan salah satu komponen penting, yaitu Forged Pipe Fitting.

forged pipe fitting
Sumber : Envato


Komponen ini termasuk kategori sambungan pipa khusus untuk menghadapi tekanan kerja yang jauh lebih ekstrem, karena karakteristiknya yang lebih berat dan tebal daripada sambungan pipa cor.

Lantas, bagaimana sambungan ini mampu menjaga integritas pipa dalam kondisi ekstrem?
forged pipe fitting
Sumber : Envato

Simak artikel berikut untuk mengetahui detailnya.

Forged Pipe Fitting Terbuat dari Material Apa?

Sebelum memilih komponen ini untuk instalasi, wajar jika penasaran, “sebenarnya Forged Pipe Fitting (sambungan pipa tempa) diproduksi dari material apa?” Pada dasarnya, proses produksi sambungan jenis ini mengikuti standar internasional seperti ASME B16.11, MSS-SP, atau BS3799.

Secara umum, material yang digunakan mencakup baja karbon A105, baja tahan karat SS316, hingga paduan nikel untuk kebutuhan tertentu. Produsen memilih bahan-bahan ini karena sifatnya yang kuat, mampu menahan suhu ekstrem, serta tahan terhadap tekanan berat.

Selain itu, proses pembuatannya melibatkan metode penempaan (forging), yaitu tahap ketika bahan baku dipanaskan kemudian dibentuk agar menghasilkan sambungan yang lebih tebal, lebih kokoh, dan lebih stabil.

Sambungan pipa tempa tersedia dalam dua tipe, yaitu sambungan las soket dan sambungan ulir. Keduanya cocok untuk pipa berdiameter kecil, mulai dari 1/8 inci hingga 4 inci.

Apa Saja Fungsinya?

Sambungan pipa tempa memiliki peran yang cukup luas dalam sistem perpipaan industri, seperti:

  • Mengubah Arah Aliran dalam Sistem Perpipaan

Sambungan ini tersedia dalam berbagai bentuk, mulai dari bentuk lurus, siku, tee, kopling, lateral, union, cap, hexagonal, dll yang dapat membantu Anda mengarahkan jalur fluida. Misalnya sambungan tee (berbentuk T) dapat digunakan untuk menggabungkan aliran dari dua saluran menjadi satu saluran keluar.

  • Mengangkut Material Berbahaya dengan Lebih Aman

Banyak industri berurusan dengan bahan kimia agresif dan limbah yang tidak boleh bocor sedikit pun. Pada kondisi seperti ini, Forged Pipe Fitting digunakan karena sifatnya yang tahan korosi dan mampu menjaga sambungan tetap rapat.

  • Memberi Perlindungan untuk Peralatan Bertekanan Tinggi

Anda juga bisa mengandalkan fitting tempa untuk menjaga keamanan peralatan yang sensitif terhadap tekanan, seperti instrumentasi dan unit kontrol fluida. Karena struktur tempa memiliki ketebalan dan kekuatan tinggi, fitting ini mampu meredam tekanan besar sebelum mencapai perangkat sensitif.

  • Menjaga Kualitas Penyegelan dalam Operasi Intensif

Di banyak fasilitas, operasional berlangsung terus-menerus dalam kondisi berat. Fitting tempa membantu menjaga kualitas penyegelan berkat permukaan yang halus dan toleransi manufaktur yang ketat.

  • Mendukung Aplikasi Industri Berat dan Lingkungan Ekstrem

Karena ketahanannya terhadap cuaca ekstrem dan korosi, fitting tempa banyak muncul pada peralatan kepala sumur, rig pengeboran, hingga operasi minyak dan gas baik di darat maupun lepas pantai.

Klasifikasi Fitting Pipa Tempa Berdasarkan Peringkat Kelas Tekanan

Organisasi standarisasi seperti American Society of Mechanical Engineers (ASME) menetapkan empat kelas utama yang mewakili rentang tekanan kerja maksimum (dalam pon per inci persegi atau PSI) sebuah fitting tempa. Berikut penjelasannya:

  • Kelas 2000 PSI (2M)

Kategori ini cocok untuk sistem yang beroperasi hingga 2000 psi. Banyak instalasi fluida berskala ringan hingga menengah memakai kelas ini karena tuntutan tekanannya masih relatif moderat.

  • Kelas 3000 PSI (3M)

Kelas ini mampu bekerja pada tekanan hingga 3000 psi dan sering digunakan pada sektor industri yang membutuhkan kekuatan lebih tinggi. Misalnya pembangkit listrik, industri kelautan, pemrosesan kimia, dll.

  • Kelas 6000 PSI (6M)

Instalasi yang membawa fluida bertekanan besar biasanya memilih kelas 6000. Material yang digunakan umumnya lebih kokoh sehingga mampu menjaga stabilitas sistem meskipun tekanan mencapai 6000 psi. Kelas ini sering dijumpai pada fasilitas pemrosesan minyak dan gas.

Perlu Anda ingat bahwa setiap kelas tekanan tidak hanya menggambarkan batas beban kerja yang mampu ditahan sebuah fitting pada suhu ruangan, tetapi juga menyiratkan kualitas material tertentu. Misalnya, fitting kelas yang lebih tinggi, yang mampu menahan tekanan lebih besar, biasanya terbuat dari material dengan kekuatan dan daya tahan lebih tinggi.

Untuk bisa menentukan kelas yang tepat untuk sistem perpipaan Anda, pemilihan harus berdasarkan pada tiga hal penting. Di antaranya kondisi suhu, tekanan operasi tertinggi dalam sistem, serta kecocokan material terhadap fluida.

Kesimpulannya, Forged Pipe Fitting menawarkan kekuatan dan keandalan yang jauh lebih tinggi dibanding sambungan pipa cor, terutama ketika Anda berhadapan dengan sistem bertekanan tinggi, bersuhu tinggi, atau aplikasi yang benar-benar kritis. Saat memilih model dan kelas, penting untuk menyesuaikan karakteristik fluida, tingkat keamanan, serta anggaran, sambil tetap merujuk standar yang ada dan berkonsultasi dengan pemasok profesional.

Sumber: